::.
Artikel Pilihan
print this page
  • Indonesia merupakan negeri dengan alam yang indah.
  • Hewan-hewan unik layaknya dongeng ada di Indonesia.
  • Makanan Indonesia tidak kalah lezat dengan makanan bangsa lain di dunia.
  • Peninggalan nenek moyang yang ternyata sudah berteknologi canggih.
Latest Post

Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih

Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini Indonesiatop.blogspot akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.


Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur


Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit. Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.

Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa


Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas. Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.

Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. "Mereka mengaku keturunan Jawa," kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata "Jung" digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14, mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.


Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam


Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau. Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya. Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangannya teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).
Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.
Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan



Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur. Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga/kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara. Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri. Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.

Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara



Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.
Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.
Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia. Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.
Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.


Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air



Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke-16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan. Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas. Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm. Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.
Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu. Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.


Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara



Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama. Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul). Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas. Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.
Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.
Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang menghasilkan gelombang suara. Ini aadalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu.


Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa



Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi. Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter. Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan. Rumah gadang yang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur. Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi. Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut

Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Nahdatul Ulama (LPBA NU) Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.


Tempe: Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan



Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan. Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China,Jepang,India dll.Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia. Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata "tempe". Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.

Pranata Mangsa: Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita


Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran. Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.
Menurut Daldjoeni di bukunya "Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa", Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian. Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju.
Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.

Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini. Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.. Nenek moyang kita telah berhasil membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun. Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas. Nenek moyang kita juga telah menemukan benda-benda yang tebilang sederhana tapi banyak manfaatnya. Itu bukti bahwa nenek moyang kita sangat cerdas. Penjajahlah yang telah membuat kita lemah dan kurang percaya diri. Karena itu, setelah menjadi bangsa yang merdeka kita harus dapat bangkit kembali untuk menyejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah maju.
20 komentar

Tanaman-tanaman unik yang ada di Indonesia

Indonesia kaya akan flora. Diantara tanaman yang ada di Indonesia terdapat tanaman-tanaman yang unik. Kami akan menyebutkan beberapa tanaman yang unik tersebut. Diantaranya yaitu:

Bunga Bangkai

Amorphophallus titanum atau Titan Arum atau biasa disebut bunga bangkai merupakan tanaman asli Sumatera yang terkenal memiliki kelopak raksasa serta bau tak sedap layaknya daging busuk. Bunga tanaman ini tinggi besar, bahkan lebih tinggi dari manusia. Titan Arum bisa mencapai tinggi 1 meter bahkan hingga 3 meter. Tanaman ini bisa ditemukan di pedalaman Sumatera.













Rafflesia arnoldi


Bunga ini terkenal bukan hanya karena ukuran besarnya, tapi karena baunya yang busuk. Tanaman ini tidak memiliki akar, batang tetapi terdiri dari benang seperti tumbuhan pada tanaman merambat. Tanaman ini bisa tumbuh dengan lebar hingga semeter dan berat bisa mencapai 11 kg. Tanaman ini bisa ditemukan di hutan hujan Kalimantan dan Sumatera.












Kantong Semar


Tumbuhan kantong semar (Nepenthes sp.) merupakan tumbuhan karnivora. Tumbuhan ini memiliki organ berbentuk kantong yang menjulur dari ujung daunnya. Pada bagian tutup kantong terdapat kelenjar nektar yang menarik serangga. Tanaman ini menyerap nutrisi dari serangga yang terjebak di dalam kantongnya. Serangga-serangga itu dihancurkan oleh semacam senyawa menyerupai asam lambung lantas dihisap sari-sarinya. Kantong Semar bisa ditemukan di Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Indonesia memiliki species kantong semar paling banyak di dunia.








Edelweis


Edelweis mempunyai nama latin Anaphalis javanica. Edelweis disebut bunga abadi karena bunga ini terbukti tidak layu setelah dipetik dari tangkainya, tetapi langsung mengering tanpa berubah bentuk dan penampilannya. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia. Tumbuhan ini bisa ditemukan di berbagai pegunungan tinggi Indonesia seperti Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.





Sarang Semut


Tumbuhan Sarang Semut mempunyai nama latin Myrmecodia Pendans. Tanaman ini disebut sebagai tanaman sarang semut karena semut suka bersarang di dalam tumbuhan ini. Keunikan sarang semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong di dalamnya. Sarang semut adalah sejenis tumbuhan epifit yang menempel di pohon-pohon besar yang batang bagian bawahnya menggelembung berisi rongga-rongga yang disediakan sebagai sarang semut jenis tertentu. Sarang semut tumbuh pada pohon inang setinggi 8 meter berada 1100-2500 dari permukaan laut. Tanaman ini dapat ditemukan di hutan-hutan Papua.

















Daun Sang


Tumbuhan Daun Sang mempunyai nama ilmiah Johannestijsmania altifrons. Keunikan dari tumbuhan ini terletak pada daunnya yang sangat besar bisa mencapai 6 meter. Daun Sang yang unik ini terlihat langsung menyembul dari tanah. Batang tanaman ini sangat pendek dan tertanam di dalam tanah sehingga daun Sang terlihat seakan tak memiliki batang. Daun Sang tumbuh di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.




Putri malu

Putri malu atau Mimosa pudica banyak ditemukan sebagai tanaman liar di Indonesia. Tanaman ini sering ditemukan di kebun atau di semak belukar. Keunikan dari tanaman ini ada pada daunnya yang akan mengatup jika tersentuh benda asing. Tanaman yang dikenal dengan sebutan ‘si kejut’ ini juga akan menguncup ketika matahari terbenam dan merekah kembali saat matahari terbit.
12 komentar

Museum-Museum Indonesia yang memiliki desain arsitektur yang unik

Kamu pernah ke museum?... Berkunjung ke museum kita bisa melihat hal-hal yang menarik bahkan arsitektur museum bisa sama menariknya dengan isi museum itu sendiri. Dengan desain arsitektur yang unik, museum jadi tidak membosankan dan bisa menarik banyak pengunjung setiap hari. Kali ini Indonesiatop.blogspot.com mengumpulkan beberapa museum dengan desain arsitektur yang unik di Indonesia

Berikut ini adalah beberapa museum yang memiliki desain bangunan yang tidak biasa di Indonesia.

Museum Tsunami, Aceh


Museum tsunami terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Museum Tsunami Aceh didirikan untuk mengenang kembali peristiwa tsunami yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2008. Museum Tsunami Aceh menampilkan simulasi elektronik gempa bumi Samudra Hindia 2004, foto-foto korban dan kisah dari korban selamat. Bangunan museum terlihat sangat artistik dan unik. Bentuk bangunan ini terkesan megah dengan tampak luar seperti kapal besar penyelamatan. Pada atap bangunan yang cukup tinggi dibuat sebagai taman dengan konsep escape hill yang dapat berfungsi sebagai tempat evakuasi dan menyelamatkan diri bila tsunami kembali datang. Bila dilihat dari angkasa, bangunan museum ini berbentuk angka enam dan sembilan yang saling mengikat.

Museum Renon, Bali


Museum Renon atau bisa disebut Museum Perjuangan Rakyat Bali ini berisikan diorama dan foto-foto perkembangan sejarah Bali mulai dari jaman kerajaan, penjajahan Belanda, sampai pada masa kemerdekaan. Museum terletak di Lapangan Renon Denpasar ini berarsitektur unik, terbuat dari batu dan terdapat sebuah menara yang menjulang di tengah-tengahnya. Menara itu merupakan monumen perjuangan rakyat Bali. Arsitektur monumen ini sangat unik, mengambil bentuk Bajra atau Genta, peralatan yang digunakan oleh Pandita Hindu selama upacara keagamaan.

Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta


Museum Purna Bhakti Pertiwi ini didirikan untuk mengenang sejarah hidup Suharto. Museum ini berisi penghargaan-penghargaan berbagai macam cenderamata dari para petinggi negara, politisi, dan kalangan pebisnis, yang diterima Presiden Suharto ketika masih menjabat sebagai Presiden RI. Bangunan museum ini sangat unik karena menyerupai bentuk nasi tumpeng. Ada kerucut utama di bagian tengah dengan kerucut yang lebih kecil mengelilinginya. Bentuk bangunannya yang unik serupa tumpeng mencerminkan falsafah orang Jawa saat melaksanakan syukuran atas pemberian Tuhan.

Museum Affandi, Yogyakarta


Museum ini terletak di Yogyakarta. Museum ini mengoleksi lukisan karya Almarhum Affandi yang merupakan salah satu pelukis Yogyakarta yang telah mendunia. Museum yang terletak di Yogjyakarta ini memiliki area seluas 3500 are yang terdiri dari museum itu sendiri dan bangunan yang dulunya merupakan rumah Affandi. Arsitektur museum ini sangat unik tidak seperti museum biasanya. Museum ini memiliki atap yang berbentuk daun pisang. Bangunan museum didominasi dengan bahan kayu dipadukan dengan bahan beton, bambu, besi, dan perangkat rumah model baru, sehingga menunjukkan kesan modern dan unik.

Museum Komodo, Jakarta


Museum Komodo terletak di TMII Jakarta. Museum Fauna Indonesia “Komodo” berisi pesona satwa langka dalam bentuk awetan seperti jenis-jenis binatang mamalia, reptilia lengkap dsb. Disekitar gedung museum juga terdapat koleksi reptilia hidup. Arsitektur bangunan sangat unik seperti bentuk hewan komodo raksasa.

Museum Puspa Iptek, Bandung


Puspa Iptek, alias Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Bangunan museum ini sangat unik karena berfungsi juga sebagai Jam matahari atau 'sun dial' raksasa, yang jarumnya punya panjang 30 meter. Di bawah atap miring sundial terdapat museum atau atau pusat peragaan alat-alat iptek berupa alat peraga yang berkaitan dengan ilmu fisika dan kimia, baik optik maupun mekanik. Gedung Puspa Iptek yang memiliki luas 700 M2 ini dinyatakan MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai jam matahari pertama sekaligus terbesar di Indonesia.

Museum Sepuluh November, Surabaya


Museum Sepuluh November didirikan untuk mendukung keberadaan Tugu Pahlawan di Surabaya. Di museum ini terdapat rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan semangat perjuangan dan di museum ini juga terdapat beberapa diorama yang menggambarkan aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo. Aristektur Museum 10 November terbilang unik, dari tampak luar bangunan utama berbentuk limas laksana piramid. Pada bagian tengah piramida ini terdapat patung yang menggambarkan tiga pemuda dengan senjata bambu runcing berjuang melawan penjajah.

Museum PP IPTEK, Jakarta


Museum Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan TEKnologi (PP IPTEK) terletak di kompleks Taman Mini Indonesia. Museum ini dilengkapi dengan demo sains dan juga para pengunjung bisa melakukan berbagai eksperimen sains menakjubkan di museum ini. Filosofi konsep desain bangunannya futuristic, menjelajah tanpa batas, dengan luas bangunan 24.000 m2 dan luas area 42.300 m2.

Museum Karst Dunia, Wonogiri


Museum KARST DUNIA terletak di tengah pegunungan Sewu, Wonogiri Jawa Tengah. Kawasan karst di Wonogiri dinilai memilik keistimewaan tersendiri. Yakni karstnya ada di permukaan dan ada yang di dalam. Sehingga kawasan Karst ini layak untuk dilengkapi dengan museum. Museum yang dibangun di Pracimantoro Wonogiri ini menggambarkan khasanah karst dengan keunikan goa-goa di Pracimantoro. Di dalam bangunan museum ini tersimpan banyak koleksi atau benda dan informasi yang berhubungan dengan karst. Bentuk Bangunan Museum Karst Pracimantoro ini unik seperti berbentuk piramida.

Museum Listrik dan Energi Baru, Jakarta


Museum Listrik dan Energi Baru (Museum LEB) terletak di TMII, Jakarta. Di Museum Listrik & Energi Baru, terdapat peragaan tentang para ahli yang menemukan listrik di dunia. Rancang-bangunnya mengacu pada konsep arsitektur berbentuk tapak “Struktur Atom”, yaitu satu proton dikelilingi tiga elektron, diaplikasikan dalam bentuk Anjungan Listrik yang dikelilingi tiga bangunan lain, yakni Anjungan Energi Baru, Anjungan Energi Fosil, dan Anjungan Energi Konvesional.

Masih banyak museum di Indonesia yang unik dan menarik dan layak untuk dikunjungi selain dari yang dituliskan disini. Dengan berkunjung ke museum semoga bisa menambah pengetahuan kita.
2 komentar

Dunia punya, Indonesia juga

Liburan di Indonesia tidak kalah dengan liburan di luar negeri. Jika dunia punya bangunan-bangunan yang terkenal, Indonesia juga punya bangunan yang mirip dengan bangunan terkenal itu. Jadi sekarang kalau mau wisata tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri karena di Indonesia semuanya ada.

Berikut di bawah ini adalah bangunan-bangunan yang coba disandingkan dengan bangunan terkenal dunia oleh Indonesiatop.blogspot.com. Berikut bangunan tersebut:

Piramida Maya Chichen Itza, Meksiko dengan Candi Sukuh, Jawa Tengah


Angkor Wat, Kamboja dengan Candi Prambanan, Yogyakarta


Istana Cinderella Disney World Florida, Amerika Serikat dengan Istana anak-anak TMII, Jakarta



CN Tower Toronto, Canada dengan menara TVRI, Jakarta



Jembatan Golden Gate San Francisco, Amerika Serikat dengan Jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur


Pelataran Mesjid Nabawi Medinah, Arab Saudi dengan Pelataran Mesjid Agung Jawa Tengah


Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) Istanbul, Turki dengan Masjid Raya Al-Ahzom Tangerang, Banten


Perdana Putra, Putrajaya, Malaysia dengan Masjid Agung An-Nur, Riau



Oriental Pearl Tower Shanghai, China dengan Tugu Persatuan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara


Paleis Amsterdam, Belanda dengan Museum Fatahillah, Jakarta


Monumen Washington, Amerika Serikat dengan Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur


Istana Nagoya, Jepang dengan Anjung Seni Idrus Tintin (Komplek Bandar Serai) Pekan Baru, Riau


Gedung Capitol Hill (gedung parlemen AS), Amerika Serikat dengan gedung Mahkamah Kontitusi, Jakarta



Menara Eiffel, Perancis dengan Menara Keagungan Limboto, Gorontalo



Burj Al Arab, Dubai, Uni Emirat Arab dengan Wisma BNI 46, Jakarta


Big ben, Inggris dengan Jam Gadang Bukittinggi, Sumatera Barat


Pentagon, Amerika Serikat dengan Benteng Belgica Pulau Neira, Maluku


Patung di Rapa Nui (easter island), Chili dengan Patung Megalith Lore Lindu, Sulawesi Tengah


Rumah tradisional Zulu, Afrika Selatan dengan Rumah Honai Papua


Sphinx Alexanderia, Mesir dengan Patung Lembuswana di Pulau Kumala, Kalimantan Timur


Bangunan-bangunan ini tentu saja tidak mirip percis dengan bangunan terkenal di dunia tersebut. Tentunya bangunan di Indonesia punya ciri khas tersendiri yang tidak kalah dengan negara lainnya. Sudah seharusnya bangsa Indonesia bangga dengan apa yang dimiliki Indonesia.

Ditulis oleh: Indonesiatop.blogspot.com
23 komentar

Indonesia punya beduk, AlQuran, kubah, dan kalender hijriah terbesar di dunia

Indonesia adalah negara dengan jumlah penganut agama Islam terbesar di dunia dengan jumlah pemeluk sekitar 216 juta jiwa, dimana Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia. Dalam menjalankan ibadah umat Islam di Indonesia menggunakan sarana-sarana ibadah untuk membantu jalannya ibadah. Pada kali ini Indonesiatop.blogspot.com akan menulis mengenai beduk, AlQuran, kubah, dan kalender hijriah terbesar di dunia yang terdapat di Indonesia.


Beduk terbesar di dunia


Beduk raksasa yang diberi nama Kyai Bagelen disebut-sebut sebagai beduk terbesar di dunia. Beduk itu memiliki ukuran panjang 2,92 meter dan diameter rata-rata 1,94 meter. Beduk itu dibuat dari dari kayu jati bercabang lima yang usianya sudah ratusan tahun yang dibuat pada masa pemerintahan Adipati Cakranegara I pada tahun 1762 Jawa atau 1834 Masehi. Beduk raksasa ini disimpan di serambi Masjid Agung Purworejo dan hanya ditabuh pada hari-hari besar Islam, seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, dan setiap salat Jumat.

Al-Qur’an terbesar di dunia

Di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Shriyyah Nurul Iman Parung Bogor Jawa barat ada sebuah kitab suci AlQuran yang berukuran sangat besar. Al-Qur’an yang konon terbesar di dunia ini berukuran panjang mencapai 2 meter dan lebarnya 2,80 meter. Selain besar keunikan lainnya dari AlQuran ini yaitu bukan terbuat dari kertas tapi terbuat dari pelepah pohon pisang. Yang lebih luar biasa lagi Al-Qur’an di Ponpes Al-Shriyyah ini ternyata dibuat dengan tulisan tangan.


Kubah mesjid terbesar di dunia

Tangerang sekarang memiliki sebuah mesjid yang mengagumkan. Nama mesjid itu adalah Masjid Raya Al-Azhom. Mesjid ini dikenal dengan kubahnya yang berukuran besar. Masjid Raya Al-Azhom memiliki satu buah kubah induk dan tiga buah kubah kecil. Luas kubah masjid ini adalah 4.250 meter persegi (m2) dengan diameter seluas 63,26 meter (m). Tinggi kubah induk dari lantai dasar mencapai 36,715 meter. Banyak pihak mengklaim mesjid ini sebagai masjid dengan kubah terbesar di dunia. Lokasi mesjid ini terletak di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Lokasinya, tak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta.

Kalender Hijriah terbesar di dunia

Umat Islam di seluruh dunia menggunakan kalender Hijriyah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menentukan hari besar. Indonesia boleh berbangga karena Indonesia memiliki Kalender Islam atau Kalender Hijriah terbesar di dunia yang terdapat di Masjid Walima Emas di Desa Bubohu, Gorontalo. Kalender hijriah tersebut sebagai pelengkap menjadikan desa Bubohu sebagai Desa Wisata Religius.

Semua sarana ibadah tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi umat Islam di Indonesia.

Pada kesempatan ini kami Indonesiatop.blogspot mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir batin atas segala kekurangan yang ada pada kami. Semoga semua ibadah Ramadhan kali ini diterima oleh Allah SWT.
3 komentar

Ras Indonesia yang sempurna

Ras Indonesia kami menyebutnya dengan demikian. Ras ini terdiri dari seluruh suku yang ada di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Minang, Melayu, Dayak, Bugis, Bali, Sasak, Papua dan sebagainya. Seluruh suku ini rata-rata memiliki persamaan fisik yaitu kulit sawo matang, ukuran tubuh kecil, hidung kecil dan rambut hitam.

Umumnya orang Indonesia menganggap orang asing yang putih, tinggi, langsing, hidung mancung, bibir tipis, dan rambut pirang lebih cantik atau tampan. Kita harus mulai belajar memahami cantik dari berbagai sudut pandang. Ternyata beberapa orang Indonesia yang di Indonesia dianggap biasa aja, menurut pandangan orang negara lain malah dianggap cantik. Begitu juga sebaliknya, yang di Indonesia dianggap cantik, belum tentu cantik di mata orang asing. Sebenarnya orang berpredikat tampan-cantik itu berkulit coklat, hidung kecil, mata hitam, rambut hitam. Ciri fisik itu dimiliki ras Indonesia.

Warna Kulit orang Indonesia lebih sexy.
Kulit coklat dan kuning langsat merupakan warna kulit yang khas dari ras kita sendiri dan sangat mencerminkan Indonesia. Di Eropa dan Amerika Kulit yang coklat dianggap lebih sexy. Di Eropa dan Amerika banyak orang yang sengaja membuat kulitnya coklat dengan pergi berjemur. Di AS-Eropa banyak salon pencokelat kulit. Menurut wikipedia ada 30 Juta wanita kulit putih AS pelanggan 50 Ribu salon pencokelat kulit dengan nilai pasar Rp. 50 Trilliun setahun.

Kita sebagai ras Indonesia, tercipta dengan pigmen kulit dominan yaitu pigmen eumelanin (pigmen yang menyebabkan kulit coklat sampai hitam) dan pigmen karoten (penyebab warna kuning), makanya sebagian besar orang-orang Indonesia mempunyai kulit sawo matang dan kuning langsat. Orang Indonesia yang paling putih berwarna kuning langsat lebih indah dari kulit orang Eropa yang pucat kemerahan. Yang paling hitamnya tidak kalah manis, orang Ambon, Flores dan Papua memiliki warna kulit lebih coklat tapi tidak sehitam orang Afrika. Warna coklatnya pas. Warna cokelat-hitam terlihat lebih menggemaskan dan manis daripada warna putih. Kulit coklat memang lebih keren, seksi, dan eksotis. Di Amerika Serikat orang berkulit cokelat dianggap tampan dan disukai mahasiswi kulit putih AS.
Kelebihan lainnya dari kulit kita yaitu lebih tahan radiasi ultraviolet. Dalam tubuh kita ada zat yang bernama melanin yang membuat kulit kita berwarna kecoklatan. Melanin mempunyai fungsi utama yaitu melindungi epidermis dan dermis dari bahaya radiasi ultraviolet.

MISS World 2009, Kalane Aldortno kelahiran Gibraltar, daerah di Eropa barat daya dekat perairan Spanyol, memuji perempuan Indonesia yang punya Jenis dan warna kulit yang Indah. Dia begitu menyukai perempuan Indonesia yang punya banyak warna kulit. Karena, di tempat kelahirannya hampir semua perempuan kulitnya berwana gelap dan kecokelatan. "Di negara saya mungkin warna kulit seperti Ini lebih dikenal sebagai mediteranian. Jadi, waktu melihat kulit perempuan Indonesia yang berbagai Jenis dan warnanya, ada yang putih, kuning, kecokelatan. dan gelap, saya Jadi agak Iri. Apalagi, semua terlihat mulus dan seperti bersinar," ucap Kalane saat ditemui di sela-sela kunjungannya pada acara pemilihan Miss Indonesia 2010 di sebuah pusat perbelanjaan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.


Hidung kecil lebih manis.
Bangsa Indonesia rata-rata memiliki hidung yang kecil. Kalau mancung juga mancung yang indah tidak terlalu besar. Bangsa lain seperti Eropa dan Iran hidung yang sangat mancung dan panjang, bahkan ada yang melakukan bedah plastik untuk "dipotong dan dipendekkan hidungnya. Hidung Indonesia yang mancung kecil dipandang sebagai hidung yang sempurna. Orang Indonesia yang berhidung pesek pun sebenarnya membuat wajah menjadi lebih manis.

Pada film-film futuristrik sering digambarkan alien yang telah berevolusi sempurna. Digambarkan alien itu memiliki Hidung yang begitu kecil dan pesek malah bisa dibilang hidungnya hanya lubang kecil saja, mungkin pada masa depan kandungan oksigen di udara sangat tipis. Dengan hidung kecil juga manusia telah dipersiapkan untuk menghadapi polusi udara. Bisa dibayangkan, betapa susahnya kita memakai masker di tengah polusi udara andaikata hidung kita semancung hidung gajah.

Keuntungan lainnya dari berhidung kecil yaitu daya jangkau penglihatan orang berhidung pesek lebih luas daripada yang berhidung mancung karena tidak menghalangi pandangan mata. Hidung yang terlalu mancung dapat mengganggu penglihatan pandangan mata karena terhalang hidungnya yang mancung.

Orang Indonesia tampak lebih awet muda.
Dibandingkan dengan individu pada usia yang sama dari etnis kulit putih (Kaukasia), Afrika, latin dan Arab, maka kita bangsa Indonesia diberkahi Tuhan dengan keistimewaan lebih tampak awet muda. Kulit orang Indonesia relatif lebih tebal dan komposisi serat-serat kolagennya jauh lebih kaya. Oleh karena itu, kerutan-kerutan dan kekenduran kulit yang terjadi akan jauh lebih ringan dibandingkan etnis kulit putih. Proses penuaan ditandai dengan penurunan elastisitas serabut-serabut kolagen; pada etnis kulit putih dengan komposisi serat kolagen yang lebih sedikit maka akan terlihat lebih cepat tua daripada orang Indonesia.

Orang Indonesia cenderung tampak muda daripada usia yang sesungguhnya. Orang Indonesia bisa lebih tampak lebih muda 5 s.d 10 tahun dibandingkan etnis Eropa, Arab ataupun Afrika. Orang Indonesia yang berumur 30 tahun, di eropa bisa dikira masih berumur 20 tahunan..


Tubuh lebih kecil lebih canggih.
Biasanya orang menganggap postur tubuh yang lebih tinggi dan besar, dalam evolusi ditafsirkan sebagai sinyal dari sumber genetika yang lebih berkualitas. Juga orang yang lebih jangkung, ditafsirkan memiliki kualitas kesehatan lebih baik. Padahal kita tahu bahwa sebenarnya alat yang canggih biasanya lebih kecil, lebih ringan dan hemat tempat.

Ras yang lebih besar dan kuat belum tentu berevolusi lebih baik. Buktinya gajah lebih kuat dan besar dibandingkan manusia tapi apakah gajah lebih sempurna dari manusia. Di masa lalu bumi dipenuhi oleh makhluk-makhluk bertubuh besar seperti dinosaurus. Di masa kini banyak makhluk yang bertubuh lebih kecil dibandingkan zaman dulu sehingga membuat persediaan makanan di dunia tetap cukup. Makhluk yang bertubuh kecil lebih cocok untuk hidup di masa depan.

Ras Indonesia memproduksi lebih sedikit bau badan.
Kelompok-kelompok etnis yang berbeda memiliki karakteristik bau tubuh yang berbeda. Keringat berlebih adalah masalah yang lebih banyak dihadapi oleh orang kaukasian dan afrikan, yang memiliki lebih banyak kantung rambut (tempat dimana apocrine berasal). Sedangkan orang Indonesia cenderung memiliki lebih sedikit kelenjar apocrine, itulah sebabnya orang eropa dan afrika lebih cenderung bau. Orang kulit Putih cenderung lebih bau seperti keju. Orang kulit hitam memiliki aroma cocoa butter. Orang India juga memiliki ciri bau yang khas. Orang-orang asing memiliki kecenderungan bau badan yang lebih tinggi. Tidak aneh kalau minyak wangi dan deodoran sangat laku di luar negeri. Orang Indonesia sedikit lebih wangi kecuali orang yang jarang mandi dan punya masalah bau badan tentunya.

Orang Indonesia tidak kalah cerdas
Soal kecerdasan tentunya orang Indonesia tidak kalah. Orang-orang cerdas di Indonesia sebenarnya banyak. Banyak ilmuwan Indonesia yang berprestasi di luar negeri. Ada yang bekerja di perusahaan multi nasional berkedudukan di luar negeri, lembaga riset negara asing, dan bahkan menjadi dekan di sebuah universitas Jepang.
Dengan pendidikan yang lebih baik maka bukan tidak mungkin akan banyak tercipta makhluk cerdas yang berasal dari Indonesia.

Lantas mengapa kita masih tertinggal jauh dari kebanyakan negara-negara lain?
Indonesia tentunya saat ini sedang berkembang. Kurangnya rasa percaya diri dan kurangnya kerja keras serta para pemimpin bangsa ini yang kurang pandai dan kurang punya kebanggaan terhadap bangsa ini menyebabkan bangsa kita masih tertinggal. Tentunya nanti kita harapkan di bawah kepemimpinan yang tepat, Indonesia akan maju dengan sangat pesat melebihi bangsa-bangsa lainnya.

Kita juga harus mengembangkan diri kita sendiri. Ras Indonesia tentunya harus dikembangkan lagi supaya lebih sempurna dengan pemahaman Agama untuk lebih meningkatkan moral spiritual, pendidikan yang lebih baik untuk meningkatkan pengetahuan serta Olahraga dan makanan bergizi untuk meningkatkan kemampuan fisik.

Sebenarnya masing-masing ras memiliki kelebihan masing-masing. Bangsa Indonesia juga memiliki kelebihan dari bangsa lain. Kita harus bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan pada kita. Bangsa Indonesia bisa jadi merupakan manusia yang telah berevolusi sempurna dengan fisik yang disiapkan untuk keadaan alam di masa depan. (Indotop).
24 komentar

Mesjid Megah yang beraksitektur unik di Indonesia

Pada ramadhan tahun lalu Indotop telah menulis mesjid-mesjid termegah di indonesia. Kali ini kami akan menulis beberapa mesjid yang tidak saja megah tetapi memiliki arsitektur yang unik. Masjid-masjid ini dipilih karena bangunan mesjid-mesjid ini memberikan napas baru dalam arsitektur masjid.

Beberapa mesjid megah yang beraksitektur unik di Indonesia, diantaranya yaitu:

Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di kota Semarang, provinsi Jawa Tengah. Arsitektur masjid ini merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa, Arab dan Yunani. Keunikan yang dimiliki Masjid Agung Jawa Tengah ini yaitu adanya enam payung hidrolik raksasa yang ada di halaman masjid. Masjid Agung Jawa Tengah dibangun di areal seluas kurang lebih 10 hektar, dengan luas bangunan induk seluas 7.669 meter persegi, dan mampu menampung 6000 jamaah. Sedangkan pelatarannya seluas 7500 meter persegi dapat menampung 10 ribu jamaah. Pelataran mesjid ini dilengkapi 6 payung raksasa yang bisa membuka dan menutup secara otomatis seperti yang ada di Masjid Nabawi di kota Madinah .

Masjid Al Markaz Al Islami Makasar

Masjid Al-Markaz Al-Islami terletak di pusat Kota Makassar. Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektare. Bangunannya terdiri atas tiga lantai dengan luas keseluruhan mencapai 6.932 meter persegi. Secara keseluruhan, masjid ini mampu menampung 10.000 jamaah. Keunikan mesjid ini pada bagian atap Masjid Al Markaz Al Islami itu berciri khas tidak memiliki kubah. Bentuk atap berbentuk kuncup segi empat, seperti atap rumah-rumah tradisional masyarakat Bugis. Al-Markaz Al-Islami adalah auditorium dan masjid terbesar di Kawasan Timur Indonesia.


Masjid Agung Sultan mahmud Badaruddin 2

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Keunikan mesjid ini ada pada puncak Mesjid Agung yang berbentuk atap Mustaka/kepala. Bentuk mustaka yang terjurai ini melengkung ke atas keempat ujungnya menyerupai bentuk atap pada bangunan Cina. Mesjid ini memiliki luas 5.520 m2 dengan daya tampung 7.750 orang.


Masjid Raya Batam Centre

Masjid Raya Batam Centre terletak di Batam Centre. Mesjid ini mempunyai keunikan tersendiri, dimana di dalam masjid tidak ada tiang penyanggah sehingga ruangan di dalam masjid tampak luas. Mesjid ini bercorak arsitektur khas melayu, atapnya berbentuk limas atau tumpang bertingkat yang terbuat dari kayu pilihan berwarna kecoklatan. Mesjid ini memiliki luas lahan 75.000 m2 dengan daya tampung di dalam Masjid 3.500 orang dan kapasitas di luar Masjid 15.000 orang. Masjid Raya Batam Centre ini merupakan masjid terbesar di Batam.

Masjid Raya Sumatra Barat



Masjid Raya Sumatra Barat terletak di Padang. Walaupun mesjid ini masih dalam tahap penyelesaian tapi keunikannya sudah tersebar. Keunikan mesjid ini terletak pada bentuk bangunan yang berarsitektur perpaduan modern dan tradisional rumah adat Minangkabau dengan ciri khas atap runcing. Tempat ibadah yang dibangun pada lahan seluas 40,98 hektar ini setelah selesai akan dapat menampung total 20 ribu jemaah. Bangunan utama masjid ini memiliki luas 18.091 meter persegi. Mesjid ini akan menjadi salah satu tempat ibadah kaum muslim terunik di dunia.

Sebenarnya masih banyak mesjid-mesjid berasitektur unik di Indonesia tapi 5 mesjid ini sengaja dipilih karena disamping megah dan unik juga paling dikenal masyarakat Indonesia.
2 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indonesia Top - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger